Gowa (27/1/2025) – Kawasan Rammang-Rammang, Kabupaten Maros, kembali menjadi ruang belajar terbuka bagi dunia pendidikan. Kali ini, para peneliti muda Madrasah Aliyah (MA) Arifah Gowa akan menjadikan kawasan karst tersebut sebagai lokasi penelitian lintas disiplin, meliputi fisika, kimia, dan biologi.

Kegiatan riset ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam menerapkan metode ilmiah sekaligus mengenalkan kekayaan alam Rammang-Rammang sebagai objek kajian sains yang autentik.

Riset Fisika: Mengamati Fenomena Alam Karst

Dalam bidang fisika, para peneliti muda MA Arifah memfokuskan penelitian pada kondisi fisik lingkungan karst. Objek yang dikaji antara lain suhu dan kelembapan udara, intensitas cahaya di area terbuka dan tertutup tebing karst, serta sifat fisik air Sungai Pute seperti suhu dan kekeruhan.

Melalui pengukuran langsung di lapangan, siswa belajar memahami konsep mikroklimat serta pengaruh bentang alam karst terhadap kondisi fisik lingkungan sekitar.

Riset Kimia: Meneliti Kualitas Air dan Batu Kapur

Sementara itu, pada bidang kimia, penelitian diarahkan pada karakteristik kimia air Sungai Pute dan batuan kapur khas Rammang-Rammang. Siswa melakukan pengukuran sederhana terhadap pH air, kandungan zat terlarut, serta mengamati reaksi batu kapur terhadap asam lemah untuk mengenali kandungan kalsium karbonat.

Riset ini membantu siswa memahami hubungan antara unsur kimia, kondisi geologi karst, dan kualitas lingkungan perairan di kawasan wisata alam.

Riset Biologi: Keanekaragaman Hayati Kawasan Karst

Pada bidang biologi, peneliti muda MA Arifah Gowa mengkaji keanekaragaman hayati di sekitar kawasan karst dan sungai. Objek penelitian meliputi vegetasi di tepi sungai, tumbuhan yang tumbuh di lahan kapur, serta organisme air yang berperan sebagai indikator kualitas lingkungan.

Melalui pengamatan flora dan fauna, siswa mempelajari keterkaitan antara makhluk hidup dan kondisi lingkungan fisik-kimia tempat mereka hidup.

Laboratorium Alam Terpadu

Ketiga bidang ilmu tersebut saling terintegrasi dalam satu lokasi penelitian. Sungai Pute dan kawasan karst Rammang-Rammang berfungsi sebagai laboratorium alam terpadu, tempat siswa dapat melihat secara langsung keterkaitan antara fenomena fisika, reaksi kimia, dan kehidupan biologis.

Pendekatan lintas disiplin ini diharapkan mampu melatih cara berpikir ilmiah, kritis, dan sistematis pada diri siswa.

Menumbuhkan Budaya Riset dan Kepedulian Lingkungan

Kegiatan riset ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Para peneliti muda MA Arifah Gowa diajak memahami pentingnya menjaga kelestarian kawasan karst yang memiliki fungsi ekologis penting dan rentan terhadap kerusakan.

Dengan menjadikan Rammang-Rammang sebagai lokasi penelitian sains, MA Arifah Gowa berupaya melahirkan generasi muda yang memiliki kecakapan ilmiah, kesadaran lingkungan, serta kemampuan mengaitkan ilmu pengetahuan dengan realitas alam di sekitarnya

By Arifah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *