{"id":2615,"date":"2023-02-14T22:39:00","date_gmt":"2023-02-14T14:39:00","guid":{"rendered":"https:\/\/maarifah.sch.id\/?p=2615"},"modified":"2023-02-18T19:29:57","modified_gmt":"2023-02-18T11:29:57","slug":"contoh-soal-informatika-materi-uji-aritmetika","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/contoh-soal-informatika-materi-uji-aritmetika\/","title":{"rendered":"Contoh Soal Informatika Materi Uji Aritmatika"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/maarifah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/osn-Informatika.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2622\" width=\"597\" height=\"413\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>1.1. Mampu Membentuk Model Aritmatika\/Matematika serta melakukan<br>deduksi\/induksi Model<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh:<br>Uang Amir lebih banyak dari uang Ali. Jika dijumlahkan uang keduanya lebih<br>dari 50 ribu rupiah, sementara selisih uang Amir dengan uang Ali lebih dari 30<br>ribu rupiah. Berapakah kemungkinan uang Amir yang paling tepat?<br>Model permasalahan: Uang Amir = x, Uang Ali = y, dan dari deskripsi di atas<br>\u2022 Pers-I: x &gt; y<br>\u2022 Pers-II: x+y &gt; 50000<br>\u2022 Pers-III: |x-y| &gt; 30000<br>Dari Pers-I dan Pers-III: menghasilkan Pers-IV: x-y &gt; 30000<br>Dari Pers-II dan Pers-IV: jika dijumlahkan menghasilkan 2x&gt;80000.<br>Maka, x &gt; 40000<\/p>\n\n\n\n<p><strong>1.2. Memahami Sifat-sifat Bilangan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh:<br>Jika n dan p adalah dua bilangan bulat, dan n + p berharga ganjil, manakah<br>dari berikut ini bil ganjil?<br>(A) n \u2013 p + 1<br>(B) np<br>(C) n2 + p2 \u2013 1<br>(D) 3p + 5n<br>(E) (p \u2013 n)(n \u2013 p)<\/p>\n\n\n\n<p><strong>1.3. Mengkaitkan dengan Konteks Masalah<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh:<br>jika lonceng berdentang setiap 1 detik, dalam jumlah dentang yang sesuai<br>waktu yang ditunjukkan, maka tepat pada pukul berapa dentang terakhir yang<br>menunjukkan jam 6? Apakah pukul 6:00:06?<br>Salah, seharusnya pukul 6:00:05 karena dentang-dentang tsb pada pukul<br>6:00:00, pukul 6:00:01, pukul 6:00:02, pukul 6:00:03, pukul 6:00:04 dan pukul<br>6:00:05!! Konteks disini adalah dentang pertama terjadi pada tepat pukul 6,<br>dan penomoran detik\/menit dimulai dari 0, 1, \u2026 dst.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>1.4. Memahami Formula Rekursif<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh:<br>Jika didefinisikan f(n) = n f(n\u20131) untuk setiap n &gt; 0 dan f(0) = 1, maka<br>berapakah f(10)\/(f (7) x f(6))?<br>Pahami perilaku fungsi rekursif tsb, sbb,<br>f(n) = n.f(n\u20131) = n.(n\u20131).f(n\u20132) = n.(n\u20131).(n\u20132).f(n\u20133) = \u2026 = n(n\u20131)(n\u20132)(n\u2013<br>3)\u2026.2.1 = n!<br>Sehingga, f(10) = 10! dan f(7) = 7! serta f(6) = 6!.<br>10!\/7! = (10.9.8.7.6.5.4.3.2.1)\/(7.6.5.4.3.2.1) = 10.9.8<br>Dan (10.9.8) \/(6.5.4.3.2.1) = 1<\/p>\n\n\n\n<p><strong>1.5. Eksplorasi dalam Masalah Kombinatorik<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh:<br>Jika diketahui dalam perkalian matriks A (mxn) dengan B (nxp) diperlukan<br>biaya mnp. Sementara untuk perkalian tiga matriks A.B.C dengan A(mxn),<br>B(nxp) dan C(pxq) ternyata terdapat dua kemungkinan biaya yang<br>bergantung pada urutannya:<br>\u2022 urutan (A.B).C (yaitu A dikali B dahulu kemudian dikali C), dan<br>\u2022 urutan A.(B.C) (yaitu B dikali C dahulu kemudian dikali A).<br>Urutan (A.B).C memerlukan harga mnp + mpq sementara urutan A.(B.C)<br>memerlukan harga npq + mnq. Kedua harga bisa berbeda sesuai dengan<br>harga-harga m, n, p, q tsb. Pertanyaannya, untuk perkalian empat matriks<br>A.B.C.D dengan A(10&#215;4), B(4&#215;15), C(15&#215;2), dan D(2&#215;20) manakah urutan<br>dengan biaya minimum?<\/p>\n\n\n\n<p><strong>1.6. Berpikir secara \u201cCerdas\u201d<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh 1:<br>Berapa digit terakhir dari 22003? Apakah anda ingin menghitungnya sendiri<br>(secara manual)? Tentu tidak, pasti ada penyederhanaannya. Dengan<br>mengubah n=1, 2, 3, \u2026, dst, perhitungan 2n<br>menghasilkan deret 1, 2, 4, 8,<br>16, 32, 64, 128, 256, 512, 1024, 2048, 4096, dst. Amati angka terakhir dari<br>setiap bilangan, kita mendapatkan perulangan dari 6 \u2013 2 \u2013 4 \u2013 8 pada n mod<br>4 = 0, 1, 2, 3. Jadi jika n=2003, diperoleh 2003 mod 4 = 3, yaitu memiliki digit<br>terakhir 8.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh 2:<br>Ketiga digit awal dari hasil perkalian 22002 x 52005 jika dijumlahkan adalah? Ini<br>juga tidak mungkin dihitung manual. Perhatikan bilangan dasarnya 2 dan 5<br>yang jika dikalikan menjadi 10. Karena setiap pasang faktor 2 dan 5<br>menghasilkan 10 berarti hanya menambah 0 di digit terkanan. Ada 2002<br>pasang faktor-faktor tsb sehingga 22002 x 52005 = 53<br>x 102002= 125 102002<br>Penjumlahan tiga digit awal 1+2+5=8<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh 3:<br>Hitunglah (80! x 38!) \/(77! x 40!).<br>Menggunakan sifat sbb untuk a dan b bulat positif, a &gt; b, maka a!\/b! = a.(a \u20131).(a \u2013 2)\u2026(b + 1). Maka:<br>(80! x 38!) \/(77! x 40!) = (80!\/77!) \/ (40!\/38!)<br>= (80x79x78) \/ (40&#215;39)<br>= (80\/40) x (78\/39) x 79<br>= 2 x 2 x 79 = 316<br>yang dapat dihitung tanpa kalkulator.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>1.1. Mampu Membentuk Model Aritmatika\/Matematika serta melakukandeduksi\/induksi Model Contoh:Uang Amir lebih banyak dari uang Ali. Jika dijumlahkan uang keduanya lebihdari 50 ribu rupiah, sementara selisih uang Amir dengan uang Ali lebih dari 30ribu rupiah. Berapakah kemungkinan uang Amir yang paling tepat?Model permasalahan: Uang Amir = x, Uang Ali = y, dan dari deskripsi di atas\u2022 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2622,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-2615","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kegiatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2615","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2615"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2615\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2768,"href":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2615\/revisions\/2768"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2622"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2615"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2615"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2615"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}