{"id":6717,"date":"2026-07-12T14:31:05","date_gmt":"2026-07-12T06:31:05","guid":{"rendered":"https:\/\/maarifah.sch.id\/?p=6717"},"modified":"2026-07-12T14:33:32","modified_gmt":"2026-07-12T06:33:32","slug":"materi-pembelajaran-life-skills-sub-moderasi-beragama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/materi-pembelajaran-life-skills-sub-moderasi-beragama\/","title":{"rendered":"Materi Pembelajaran Life Skills, Sub. Moderasi Beragama"},"content":{"rendered":"\n<p>Program Pendidikan Karakter: Moderasi Beragama MA Arifah Gowa. TP 2026\/2027<br>\u200b<strong>Pertemuan 1<\/strong>: Konsep Dasar Muslim Wasathiyah<br>\u200b<strong>Judul Materi:<\/strong> &#8220;Jalan Tengah yang Mencerahkan: Mengenal Konsep Islam Wasathiyah di Era Modern.&#8221;<br>\u200b<strong>Fokus<\/strong>: Pemahaman dasar apa itu moderasi beragama, mengapa umat Islam harus berada di &#8220;tengah&#8221; (tidak ekstrem kanan\/kiri), dan miskonsepsi tentang moderasi.<br>\u200b<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pertemuan 2<\/strong>: Komitmen Kebangsaan<br>\u200b<strong>Judul Materi<\/strong>: &#8220;Hubbul Wathon Minal Iman: Menyelaraskan Cinta Agama dan Bakti pada Negara.&#8221;<br>\u200b<strong>Fokus<\/strong>: Pemahaman bahwa Pancasila dan NKRI tidak bertentangan dengan syariat Islam; sejarah perjuangan ulama dalam kemerdekaan Indonesia.<br>\u200b<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pertemuan 3<\/strong>: Nilai Toleransi (Dinamika Internal)<br>\u200b<strong>Judul Materi<\/strong>: &#8220;Adab Berbeda Pendapat: Menyikapi Khilafiyah dengan Hati Lapang.&#8221;<br>\u200b<strong>Fokus<\/strong>: Membangun kedewasaan siswa saat menghadapi perbedaan mazhab atau pandangan fiqih di kalangan sesama Muslim tanpa saling menyesatkan.<br>\u200b<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pertemuan 4<\/strong>: Nilai Toleransi (Dinamika Eksternal)<br>\u200b<strong>Judul Materi<\/strong>: &#8220;Ber-Bhinneka dalam Keseharian: Merayakan Keberagaman sebagai Sunnatullah.&#8221;<br>\u200b<strong>Fokus<\/strong>: Sikap saling menghormati dengan pemeluk agama lain, batasan toleransi (akidah vs. muamalah), dan membangun interaksi sosial yang harmonis.<br>\u200b<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pertemuan 5<\/strong>: Anti-Kekerasan<br><strong>\u200bJudul Materi<\/strong>: &#8220;Islam Cita Damai: Resolusi Konflik Cerdas Tanpa Kekerasan.&#8221;<br>\u200b<strong>Fokus:<\/strong> Mencegah perundungan (bullying), tawuran, serta menolak bibit-bibit radikalisme dan ekstremisme di kalangan pelajar.<br>\u200b<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pertemuan 6<\/strong>: Akomodasi Budaya &amp; Tradisi Lokal<br>\u200b<strong>Judul Materi<\/strong>: &#8220;Harmoni Agama dan Budaya: Implementasi Nilai Sipakatau, Sipakalebbi, Sipatuo dalam Bingkai Syariat.&#8221;<br>\u200b<strong>Fokus<\/strong>: Bagaimana Islam beradaptasi dan mewarnai tradisi lokal (khususnya budaya Bugis-Makassar\/Gowa) tanpa kehilangan esensi akidah.<br>\u200b<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pertemuan 7<\/strong>: Literasi Digital &amp; Tabayyun<br>\u200b<strong>Judul Materi<\/strong>: &#8220;Saring Sebelum Sharing: Seni Tabayyun di Era Gempuran Hoaks dan Hate Speech.&#8221;<br>\u200b<strong>Fokus<\/strong>: Praktik moderasi beragama di media sosial; mengenali berita bohong, provokasi, dan pentingnya verifikasi informasi ala Al-Qur&#8217;an.<br>\u200b<\/p>\n\n\n\n<p>Pertemuan 8: Empati dan Kesetiakawanan Sosial<br>\u200bJudul Materi: &#8220;Aksi Nyata Rahmatan Lil &#8216;Alamin: Membangun Kepedulian Tanpa Melihat Latar Belakang.&#8221;<br>\u200bFokus: Mempraktikkan moderasi beragama melalui kegiatan sosial, gotong royong, dan membantu sesama yang kesulitan sebagai bentuk kesalehan sosial.<br>\u200b<\/p>\n\n\n\n<p>Pertemuan 9: Refleksi dan Rencana Aksi<br>\u200bJudul Materi: &#8220;Dari MA Arifah untuk Indonesia: Deklarasi Duta Moderasi Beragama Pelajar.&#8221;<br>\u200bFokus: Sesi penutup berupa refleksi, evaluasi program, dan perancangan action plan (rencana aksi) sederhana oleh siswa untuk diterapkan di lingkungan sekolah dan keluarga.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Program Pendidikan Karakter: Moderasi Beragama MA Arifah Gowa. TP 2026\/2027\u200bPertemuan 1: Konsep Dasar Muslim Wasathiyah\u200bJudul Materi: &#8220;Jalan Tengah yang Mencerahkan: Mengenal Konsep Islam Wasathiyah di Era Modern.&#8221;\u200bFokus: Pemahaman dasar apa itu moderasi beragama, mengapa umat Islam harus berada di &#8220;tengah&#8221; (tidak ekstrem kanan\/kiri), dan miskonsepsi tentang moderasi.\u200b Pertemuan 2: Komitmen Kebangsaan\u200bJudul Materi: &#8220;Hubbul Wathon Minal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[48],"tags":[],"class_list":["post-6717","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-akademik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6717","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6717"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6717\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6718,"href":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6717\/revisions\/6718"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6717"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6717"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/maarifah.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6717"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}