Gowa —(22/1/26) Palang Merah Remaja (PMR) Madrasah Aliyah (MA) Arifah Gowa menggelar Musyawarah Besar (Mubes) sebagai forum tertinggi organisasi PMR. Kegiatan ini dilaksanakan di Utopia Cafe, Kabupaten Gowa, dan secara resmi dibuka oleh Kepala MA Arifah.

Musyawarah Besar PMR merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan, membahas laporan pertanggungjawaban, serta merumuskan arah dan program kerja PMR ke depan. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus dan anggota PMR aktif dengan penuh antusias.

Berita terkait:

Dalam sambutannya, Kepala MA Arifah menegaskan bahwa PMR memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter peserta didik. Menurutnya, PMR tidak hanya berfokus pada kegiatan pertolongan pertama, tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kesiapsiagaan kepada siswa.

“PMR adalah wadah pembinaan karakter yang mengajarkan empati, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai ini penting untuk terus ditanamkan kepada peserta didik,” ujarnya.

Salah satu agenda utama dalam Mubes tersebut adalah pembacaan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Ketua PMR MA Arifah periode 2025–2026 oleh Najwa Fakhira. Dalam laporannya, Ketua PMR memaparkan pelaksanaan program kerja selama satu periode kepengurusan, yang mencakup bidang kesekretariatan, keuangan, serta kegiatan unit-unit PMR.

Pada bidang kesekretariatan, pengurus PMR berhasil melaksanakan pengelolaan administrasi persuratan, digitalisasi arsip, serta penertiban absensi anggota secara sistematis. Sementara pada bidang keuangan, laporan pemasukan dan pengeluaran kas disampaikan secara transparan, meskipun terdapat beberapa program yang belum terlaksana akibat kendala waktu dan penyesuaian kegiatan.

Laporan juga memuat evaluasi pelaksanaan program di Unit Kesehatan, Unit Persahabatan, Unit Bakti Masyarakat, dan Unit Umum. Sejumlah kegiatan seperti pengelolaan Unit Kesehatan Sekolah (UKS), piket P3K pada upacara bendera, kegiatan Rabu Sehat dan Sarapan Bersama (SA’BE), serta pelatihan pertolongan pertama dinilai berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi warga madrasah.

Dalam penutup laporannya, Najwa Fakhira menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan dan kekurangan selama masa kepengurusan. Ia berharap hasil evaluasi dan capaian yang telah diraih dapat menjadi bahan pembelajaran bagi kepengurusan PMR selanjutnya agar organisasi dapat berkembang lebih baik.

Musyawarah Besar PMR MA Arifah ini turut dihadiri oleh Pembina PMR, Muhammad Awal, serta sejumlah alumni dan mantan pengurus PMR. Kehadiran alumni, termasuk mantan Ketua PMR periode sebelumnya, menjadi bentuk dukungan moral sekaligus sarana berbagi pengalaman kepada pengurus dan anggota PMR aktif.

Salah seorang alumni PMR MA Arifah tahun 2025, Ainun Fitria, menyampaikan harapannya agar pengurus PMR saat ini lebih kreatif dan inovatif dalam merancang kegiatan. Ia berharap PMR dapat semakin dirasakan keberadaannya oleh seluruh warga MA Arifah Gowa melalui program-program yang bermanfaat dan berkelanjutan.

Dengan terselenggaranya Musyawarah Besar ini, PMR MA Arifah diharapkan mampu melahirkan kepengurusan yang solid, kreatif, dan bertanggung jawab, serta terus berkontribusi dalam mendukung visi madrasah untuk mencetak peserta didik yang peduli, berkarakter, dan berjiwa kemanusiaan.

By Arifah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *