Gowa, Ahad, 24 Mei 2026 – Kegiatan Tahfidz Camp 2026 Madrasah Aliyah (MA) Arifah Gowa resmi ditutup oleh Kepala MA Arifah Gowa, Ridzan Djafri, S.Ag., M.Si., pada Ahad (24/05/2026). Program yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi salah satu kegiatan pembinaan unggulan madrasah dalam menguatkan budaya Al-Qur’an sekaligus membentuk karakter religius peserta didik. MA Arifah dikenal mengembangkan program Tahfidz sebagai bagian dari penguatan pendidikan Islam dan pembinaan siswa.
Kegiatan Tahfidz Camp tahun ini dinilai berjalan dengan baik dan menunjukkan hasil yang menggembirakan. Hampir seluruh peserta berhasil mencapai bahkan melampaui target hafalan yang telah ditetapkan panitia, yakni minimal penambahan hafalan atau capaian setara 2 halaman selama kegiatan berlangsung.
Pada kelompok putra, beberapa peserta menunjukkan capaian yang sangat baik. Andi Muhammad Iman Arrayhan yang telah menyelesaikan 30 juz melakukan murojaah sebanyak 5 halaman Surah An-Nisa ayat 92–121. Sementara peserta lain seperti Mohammad Irfanil Maulana, Muhammad Fathir Khairy, dan Muhammad Rayhan berhasil menambah hafalan baru sebanyak 2 halaman sesuai target yang ditentukan. Bahkan peserta Muh Riezqi Nurilfatihasan berhasil menyelesaikan empat surah baru dalam upaya menyelesaikan target juz pertamanya.
Di kelompok putri, hasil capaian juga tidak kalah membanggakan. Raisah Safira berhasil mencapai hafalan 8 halaman dan menyelesaikan Juz 30. Nahda Az-Zazam menorehkan capaian 1 setengah halaman, sementara beberapa peserta lainnya seperti Ayza Adzra Firzanah, Sazkia Amran, Siti Nur Daimah, dan Ifra Sobia juga menunjukkan progres hafalan yang sangat baik selama program berlangsung.
Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari pendampingan intensif para pembina tahfidz. Pembina putra terdiri atas Ustadz Rahman, Ustadz Waul, dan Ustadz Budiman, sedangkan peserta putri dibimbing oleh Ustadzah Iffah dan Ustadzah Dilla. Selama kegiatan, para pembina mendampingi peserta mulai dari sesi hafalan, setoran, murojaah, hingga evaluasi perkembangan hafalan peserta.
Dalam sambutannya saat menutup kegiatan, Kepala MA Arifah Gowa, Ridzan Djafri, S.Ag., M.Si., menyampaikan apresiasi atas semangat dan kesungguhan peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Tahfidz Camp bukan sekadar program menambah hafalan, tetapi juga menjadi proses pembentukan karakter, kedisiplinan, kesabaran, serta kedekatan peserta didik dengan Al-Qur’an. Semoga semangat selama tiga hari ini tidak berhenti di sini, tetapi terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pembina yang telah mendampingi peserta dengan penuh kesabaran serta berharap program Tahfidz Camp dapat terus menjadi agenda pembinaan unggulan MA Arifah Gowa pada tahun-tahun mendatang.
Dengan berakhirnya Tahfidz Camp 2026, MA Arifah Gowa kembali menegaskan komitmennya dalam melahirkan generasi yang kompetitif, religius, dan nasionalis, sekaligus memperkuat identitas madrasah sebagai lembaga pendidikan yang membangun budaya Al-Qur’an di lingkungan sekolah.
dokumen kegiatan dapat dilihat di sini