
Gowa — Siswa Program Riset dan SKS MA Arifah Gowa melaksanakan kegiatan kunjungan literasi ke Toko Buku Gramedia Mall Panakkukang, Makassar. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan budaya literasi sekaligus penunjang pembelajaran berbasis riset yang sedang dikembangkan di lingkungan MA Arifah.
Kunjungan tersebut berlangsung dengan antusias dan tertib. Para siswa mendapat kesempatan untuk melihat langsung beragam koleksi buku, mulai dari buku pengetahuan umum, sains, teknologi, sosial-humaniora, hingga buku-buku pengembangan diri yang relevan dengan kebutuhan remaja dan pelajar. Dalam kegiatan ini, siswa juga didampingi oleh para guru pendamping riset dan SKS MA Arifah Gowa yang turut membimbing dan mengarahkan siswa dalam memilih sumber bacaan yang sesuai.
Berita terkait:
- Peneliti Muda MA Arifah Gowa Susun Judul Penelitian Lintas Sains di Kawasan Rammang-Rammang
- MA Arifah Gowa Konsisten Jalankan Program SKS, Cetak Siswa Unggul Berprestasi
- Ketua PMR MA Arifah Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban Periode 2025–2026 – MA
- “Pilih dengan Hati, Tanggung Jawab Besar: Sekolah Tegaskan Konsekuensi Serius Mengundurkan Diri dari SNBP”
- Kakankemenag Gowa Harapkan Siswa MA Arifah Menjadi Pionir Riset
Menumbuhkan Minat Baca dan Semangat Belajar
Kunjungan ke toko buku memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran di kelas. Suasana toko buku yang penuh dengan sumber informasi dapat mendorong siswa untuk lebih bersemangat belajar. Dengan melihat dan menyentuh langsung buku-buku yang tersedia, siswa menjadi lebih tertarik membaca dan mengeksplorasi topik-topik baru.
Kegiatan ini juga menguatkan kesadaran bahwa literasi bukan hanya tentang membaca, tetapi juga tentang mencari informasi yang tepat, memahami isi bacaan, dan mengolahnya menjadi pengetahuan yang bermanfaat.
Mendukung Pembelajaran Berbasis Riset
Sebagai siswa program riset, kunjungan ke Gramedia menjadi kegiatan yang sangat relevan. Toko buku menyediakan berbagai referensi yang dapat menjadi bahan awal dalam menyusun karya ilmiah maupun tugas penelitian. Siswa dilatih untuk mengenali buku rujukan yang kredibel, membandingkan sumber, serta memilih bacaan yang sesuai dengan tema riset yang sedang mereka kerjakan.
Melalui kegiatan ini, siswa juga belajar bahwa penelitian membutuhkan kebiasaan membaca yang kuat, karena ide riset sering lahir dari banyaknya referensi yang dipelajari.
Melatih Kemandirian dan Berpikir Kritis
Selain meningkatkan minat baca, kegiatan ini juga melatih kemandirian siswa dalam menentukan pilihan bacaan. Siswa diajak menilai manfaat buku yang ingin dipilih, memahami isi buku secara garis besar melalui sinopsis, serta mempertimbangkan relevansinya dengan kebutuhan akademik.
Dengan pendampingan guru, siswa mendapatkan arahan tentang cara memilih buku yang berkualitas dan tidak hanya mengikuti tren semata. Hal ini penting untuk membentuk karakter pelajar yang kritis dan selektif dalam menerima informasi.
Membentuk Karakter dan Kreativitas
Buku-buku yang tersedia di toko buku juga membuka peluang bagi siswa untuk memperluas sudut pandang dan membangun karakter. Buku biografi tokoh, buku motivasi, sastra, hingga buku keterampilan menjadi sumber inspirasi yang dapat membentuk sikap disiplin, rasa ingin tahu, serta kreativitas siswa.
Kegiatan kunjungan ini sekaligus memperkuat nilai bahwa pelajar tidak cukup hanya belajar dari buku paket sekolah, namun perlu memperluas wawasan melalui bacaan-bacaan pendukung.
Apresiasi untuk Guru Pendamping
Kegiatan kunjungan literasi ini juga menjadi bukti sinergi antara siswa dan para guru. Kehadiran guru pendamping MA Arifah Gowa memberikan penguatan bahwa program riset tidak berjalan sendiri, tetapi didampingi dan diarahkan agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang terstruktur dan bermanfaat.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, MA Arifah Gowa terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi pelajar yang literat, berwawasan luas, serta siap menghadapi tantangan akademik dan perkembangan ilmu pengetahuan.